Tentang Produk  |  Khasiat  |  Fans Page

Kadar Gula Darah Normal Dan Tidak Normal

17-Apr-2016
Banyak yang ajukan pertanyaan berapakah kadar gula darah normal? Lantaran sekarang ini banyak yang mempunyai diabetes melitus yang populer dengan tingginya kadar gula atau glukosa darah. Oleh karenanya ia mesti senantiasa melindungi level atau kadar gula darah supaya normal selalu. 

Banyak yang bertanya berapakah kadar gula darah normal ? Karena saat ini banyak yang memiliki diabetes melitus yang terkenal dengan tingginya kadar gula atau glukosa darah. Oleh karena itu ia harus selalu menjaga level atau kadar gula darah agar normal terus.

Namun demikian, penting juga bagi orang yang sehat mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan gula darah termasuk berapa kadar normalnya dan berapa kadar gula darah yang tak normal, sehingga akan selalu menjaga dan mengantisipasi agar jangan sampai jatuh ke diabetes melitus.

Kadar gula atau glukosa darah adalah jumlah glukosa yang terdapat dalam aliran darah manusia yang umumnya memiliki satuan mg/dL. Tubuh secara alami mengatur kadar gula darah ini dengan bantuan hormon insulin yang dihasilkan oleh sel beta pankreas sebagai bagian dari homeostasis tubuh. Dengan demikian kadar gula darah normal akan selalu dipertahankan.

Kadar Gula Darah Normal

Kadar gula darah akan berubah tergantung kapan mengukurnya yang terkait dengan waktu makan, serta berapa banyak makannya. Oleh karena itu, terdapat nilai gula darah normal saat puasa, dua jam setelah makan, dan gula darah sesaat. Berikut nilai normal masing-masing:

Gula Darah Puasa (GDP). Maksudnya adalah gula darah yang diukur pada saat seseorang tidak makan atau minum sesuatu yang mengandung gula selama delapan jam terakhir, nilai normal gula darah puasa adalah antara 70 dan 100 mg/dL
Gula darah 2 jam setelah makan (GDPP). Kadar gula darah yang diambil (diukur) pada saat 2 jam setelah makan kurang dari 140 mg/dL
Gula Darah Sesat (GDS). Pengukuran kadar gula darah kapan saja selain waktu di atas, nilai normalnya adalah 70 – 200 mg/dL.


Kadar Gula Darah Tinggi (Hiperglikemia)

Kadar gula darah yang melebihi nilai normal disebut hiperglikemia, jika kondisi ini terus berlangsung maka akan jatuh ke penyakit diabetes melitus atau kencing manis, dengan kadar gula sebagai berikut:

Gula darah sewaktu >200 mg/dL
Gula darah puasa ? 126 mg/dL
Tes A1C yang sama atau lebih besar dari 6,5 persen. A1C atau HbA1C adalah tes darah yang memberikan gambaran kadar gula darah rata-rata tiga bulan terakhir
Tes toleransi glukosa oral dua jam dengan nilai lebih dari 200 mg / dL
Selain dengan melihat kadar gula darah di atas, diagnosis diabetes melitus ditegakkan atas dasar pertimbangan gejala klinis juga, sehingga perlu pemeriksaan oleh dokter.

Prediabetes

Merupakan kondisi dimana seseorang berisiko tinggi terkena diabetes. Hal ini dapat dicegah atau ditunda agar tak jatuh ke diabetes dengan cara meningkatkan aktivitas fisik, makan makanan sehat, dan mempertahankan berat badan tetap ideal.

Pra-diabetes didiagnosis dengan salah satu dari berikut ini:

Glukosa darah puasa di antara 100-125 mg/dL
A1c antara 5,7-6,4 persen
Tes toleransi glukosa oral dua jam dengan nilai antara 140 mg/dL dan 199 mg/dL.
Kadar Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)

Terjadi ketika gula darah di bawah normal, yakni kurang dari 70 mg/dL. Gejala yang mungkin dialami ketika gula darah terlalu rendah (hipoglikemia) meliputi:

Penglihatan ganda atau pandangan kabur
Detak jantung Cepat atau berdebar
Merasa gugup
Sakit kepala
Rasa lapar
Gemetar
Berkeringat
Kesemutan atau mati rasa pada kulit
Lemas atau lemah
Tidak dapat berkonsentrasi
Jika tidak segera mendapat pertolongan maka bisa Pingsan, kejang, dan koma. Pertolongan yang diberikan yaitu mengembalikan kadar gula darah normal.
 
Akan tetapi, utama pula untuk orang yang sehat tahu beberapa hal yang terkait dengan gula darah termasuk juga berapakah kadar wajarnya serta berapakah kadar gula darah yang tidak normal, hingga bakal senantiasa melindungi serta menghadapi supaya jangan pernah jatuh ke diabetes melitus. 

Kadar gula atau glukosa darah ialah jumlah glukosa yang ada dalam aliran darah manusia yang biasanya mempunyai unit mg/dL. Badan dengan cara alami mengatur kadar gula darah ini dengan pertolongan hormon insulin yang dihasilkan oleh sel beta pankreas semacam sisi dari homeostasis badan. Dengan hal tersebut kadar gula darah normal bakal senantiasa dipertahankan. 

Kadar Gula Darah Normal 

Kadar gula darah bakal beralih bergantung kapan mengukurnya yang berkaitan dengan saat makan, dan berapakah banyak makannya. Oleh karenanya, ada nilai gula darah normal waktu puasa, dua jam sesudah makan, serta gula darah sebentar. Tersebut nilai normal semasing : 

Gula Darah Puasa (GDP). Tujuannya ialah gula darah yang diukur ketika seorang tak makan atau minum suatu hal yang memiliki kandungan gula sepanjang delapan jam paling akhir, nilai normal gula darah puasa ialah pada 70 serta 100 mg/dL 
Gula darah 2 jam sesudah makan (GDPP). Kadar gula darah yang di ambil (diukur) ketika 2 jam sesudah makan kurang dari 140 mg/dL 
Gula Darah Sesat (GDS). Pengukuran kadar gula darah setiap saat kecuali saat diatas, nilai wajarnya ialah 70 – 200 mg/dL. 

Kadar Gula Darah Tinggi (Hiperglikemia) 
 
Kadar gula darah yang melebihi nilai normal dikatakan hiperglikemia, bila keadaan ini selalu berjalan jadi bakal jatuh ke penyakit diabetes melitus atau kencing manis, dengan kadar gula semacam tersebut : 
  • Gula darah pada saat 200 mg/dL 
  • Gula darah puasa? 126 mg/dL 
  • Tes A1C yang sama atau semakin besar dari 6, 5 %. A1C atau HbA1C ialah tes darah yang menyajikan deskripsi kadar gula darah rata-rata tiga bln. terakhir 
  • Tes toleransi glukosa oral dua jam dengan nilai plus dari 200 mg/dL 
Kecuali dengan memperhatikan kadar gula darah diatas, diagnosis diabetes melitus ditegakkan atas basic pertimbangan gejala klinis pula, hingga butuh kontrol oleh dokter. 

Prediabetes 

Adalah keadaan di mana seorang berisiko tinggi terserang diabetes. Hal semacam ini bisa dihindari atau dipending supaya tidak jatuh ke diabetes dengan jalan tingkatkan kegiatan fisik, konsumsi makanan sehat, serta menjaga berat badan tetaplah ideal. 

Pra-diabetes didiagnosis dengan satu diantara di bawah ini: 

Glukosa darah puasa diantara 100-125 mg/dL 
A1c pada 5, 7-6, 4 persen 
Tes toleransi glukosa oral dua jam dengan nilai pada 140 mg/dL serta 199 mg/dL. 
Kadar Gula Darah Rendah (Hipoglikemia) 

Berlangsung saat gula darah dibawah normal, yaitu kurang dari 70 mg/dL. Gejala yang mungkin saja dihadapi saat gula darah sangat rendah (hipoglikemia) mencakup: 
  • Pandangan ganda atau pandangan kabur 
  • Detak jantung Cepat atau berdebar 
  • Terasa gugup 
  • Sakit kepala 
  • Rasa lapar 
  • Gemetar 
  • Berkeringat 
  • Kesemutan atau mati rasa pada kulit 
  • Lemas atau lemah 
  • Tak bisa berkonsentrasi 
Bila tak secepatnya memperoleh pertolongan jadi bisa-bisa pingsan, kejang, serta koma. Pertolongan yang didapatkan yakni kembalikan kadar gula darah normal.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :

10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kota
1 Eko 15-11-17 Tanggerang
2 Ida/Nugroho cell 13-11-17 Jakarta
3 Hartoyo 10-11-17 Jakarta
4 Pak Cepy 08-11-17 Jakarta
5 Nurosiah 03-11-17 Banjarmasin
6 Saifullah 03-11-17 Cirebon
7 Lilik Yuniati 03-11-17 Madiun
8 Leni 02-11-17 Cirebon
9 Pak Dede 01-11-17 Cirebon
10 Nurlela 30-10-17 Cirebon
* Jumlah Terjual : 21539 Botol